Jakarta, postbantennews.com
Habis perang dan puing-puing berserahkan di mana-mana, gedung dan tempat tinggal dua Anak Palestina, Gaza mau tinggal dimana, minggu (16/11).
Kekejaman Israil membuat perekonomian Gaza, Palestina menjadi tak menentu.
Lebih kasihan lagi kedua anak palestina berapa tahun ia akan mendapat bangun negaranya yang lagi rusak karena Israel.
Kedua anak ini sebut saja Rel dan Diana kini sedih kedua orang tuanya di bantai oleh Perang yang menghacurkan Kota Gaza dalam bulan lalu.
Ia juga berharap Negaranya secepatnya, bisa mardeka dan ingin hidup bebas dari tekanan Israel.
“Mau mengadu kesiapa, bahwa ia masi anak-anak palestina yang tak berdosa”, ujarnya Jhone Soan Smit Warga Inggris dikutip dari Gaza.
Menurut dia, masih kecil dan tidak bisa membayangkan bagai mana kedepan masa hidupnya.
Anak-anak yang tak berdosa menjadi korban politik Israel yang kejam.
PBB harus perlu melakukan pembebasan anak-anak palestina dari kekerasan perang.
Menurut Cerita Anak Rel, bahwa ia rumah tempat tinggal hancur di gasak senjata bom Israel.
Ibu dan ayahnya meninggal karena rumahnya runtuh kena senjata bom israel.
“Kami mau kemana, sedang kebahagiaan sudah di renggut oleh perang”, tuturnya.
(Herry / hera/Helen)




