Akan melaporkan. Orang tua Murid akan melakukan demo, jika anaknya tidak masuk SMAN 3 Kabupaten Tangerang.

Tangerang, POSTBANTENNEWS.COM.

Sekelompok orang tua murid, hendak mengatakan anaknya mendaftar ke SMAN 3 Kabupaten Tangerang, Banten Minggu (05/07).

Akan melaporkan. Orang tua Murid akan melakukan demo, jika anaknya tidak masuk SMAN 3 Kabupaten Tangerang.

Pihak orang tua sebut saja Andi, SH, akan melaporkan ke pihak Gubenur Banten atas dugaan pakai uang lewat jalur belakang.

Pada hal sekolah gratis, tapi masih mempersulit anak masuk sekolah, karena anak tingkat SMAN sudah di atur undang-undang Dasar 1945.

“Kami akan laporkan kepala sekolah dalam SPMB ke pihak berwajib”, ujarnya Andi pada media ini.

Ia sesalkan pihak Kepsek untuk mengakseskan ke webseti untuk mengikuti SPMB bertele-teleh.

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (04/07) diduga tidak transparan.

Dengan jalur prestasi dan jarak tinggal juga tidak transparan juga, ini ada dugaan pungut liar.

Pihak aparat dinas terkait agar kepala sekolah (Kepsek) SMAN 3 ada indikasi korupsi.

“Kami minta pada pihak Dinas Propinsi tentang SPMB agar di awasih ada dugaan pungutan liar”, ujarnya sebut saja Hardiman orang tua murid.

Ia mengartikan bahwa SPMB di SMAN 3 ada pungutan liar.

Karena cendrung informasi dan syarat penerimaan siswa baru tidak terbuka.

Menurut informasi dari SPMB Propinsi Banten kurang tranparan.

“Sebab panitia penerimaan siswa baru tidak ditemui dan tidak mau di telepon melalui seluler tidak di angkat”, ujarnya Ujang  Kusnandar, SH,.MH aktivis pendidikan.

Menurut dia, seharusnya pihak gubenur Banten tegur Dinas Pendidikan Propinsi Banten tentang SPMB.

(A TAMBA)

Array
Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *