Proyek Mushollah RSUD Tobat Diduga Sarat Arogansi dan Pelanggaran undang KIP.

Tangerang, postbantennews.com.

Diduga Kontraktor yang membangun Musollah yang bukan uang pribadi, setidaknya ia harus membuat papan informasi.

Agar tidak mengundang masalah baru.

Apa-pun pembangunannya harus pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja harus melakukan transparan untuk publik.

Sesuai undang-undang terbukaan informasi Publik, setiap bangunan pemerintah dan swasta agar mengunakan papan informasi.

Jangan salah pahan, apa lagi sampai mengintimidasi seorang Wartawan saat melakukan peliputan.

Menurut seorang wartawan sebut saja WN, ia di tarik-tarik oleh oknum Pegawai RSUD Balaraja.

Bahkan rekan wartawan sampai melar dan kerah baju sampai rusak di tarik oleh Ngaku Profesional, Bertindak Preman.

“Kami minta pada pihak aparat polisi, agar tindak tegas, jika preman melakukan intimidasi pada kulih tinta yang sedang melaksanakan tugas jurnali”, tuturnya WN.

Menurut informasi, bahwa Proyek Mushollah RSUD Tobat Diduga Sarat Arogansi dan Pelanggaran undang KIP.

Lagi dan Lagi, Jurnalis Tangerang Mengalami Intimidasi Saat Konfirmasi.

“Kami minta pada aparat Polres Tangerang Kab. agar proyek tersebut harus diperiksa”, katanya HH Pembina Gabungan Redaksi Posbanten Group.

Hal ini membuat tugas wartawan sebagai pilar ke 4 ini akan terancam oleh segelintir preman.

(feri03)

Array
Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *