Telah terjadi pengeroyokan oleh kelompok gangster kepada dua orang pemuda tepatnya di Kampung Kadu Lembur, tewas satu di tempat - POSTBANTENNEWSPOSTBANTENNEWS google.com, pub-5724752989811170, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Telah terjadi pengeroyokan oleh kelompok gangster kepada dua orang pemuda tepatnya di Kampung Kadu Lembur, tewas satu di tempat

Tangerang – postbantennews.com

Telah terjadi pengeroyokan oleh kelompok gangster kepada dua orang pemuda tepatnya di Kampung Kadu Lembur RT:008/RW:003 Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cikupa Tangerang pada Minggu (22/01) sekitar pukul 04.00 Wib.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sigit Dany Setiyono membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi pengeroyokan oleh kelompok gangster terhadap 2 orang pemuda yaitu korban pertama dengan inisial MA (20) warga Kampung Peusar RT/RW 003/001 Desa Peusar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang yang statusnya telah meninggal dunia,

Sedangkan korban kedua dengan inisial AS (20) warga Kampung Bedeng, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang alami luka-luka pasca pengeroyokan tersebut,” kata Sigit.dikutip lampuhijau.id

Kemudian Sigit menjelaskan kronologi kejadian pengeroyokan tersebut.

“Bedasarkan keterangan saksi di TKP yakni EP (23) dan RN (28) menceritakan bahwa berawal ketika saksi sedang mengobrol pada Minggu (22/01)”, katanya Sigit

Menurut Sigit, sekitar pukul 04.00, kemudian saksi melihat 2 motor sedang dikejar oleh 3 motor berjumlah 6 orang dengan membawa senjata tajam yang diduga kuat sebagai gangster,

Kedua korban terluka terkena senjata tajam dari arah belakang yang mengakibatkan kedua korban terjatuh, dengan sekuat tenaga korban AS dan korban MA berusaha melarikan diri,

Namun naas korban MA terkepung kelompok gangster dan dikeroyok menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban MA mengalami luka parah hingga akhirnya meninggal dunia.

“Pasca kejadian kelompok gangster melarikan diri, kemudian saksi yang melihatnya langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Tangerang,” jelas Sigit.

Menurut RM (34) warga setempat, bahwa pelaku 4 orang itu, tadinya mau bertamu, tak lama kemudian ada suara keras dan kayak marah begitu.

“Kami pun tida berani keluar, cuma minta tolong, tolong ada yang berantam dari jauh”, kata RM

haris / deni / postn

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments