Taiwan sudah gregetan, sejengkal pun tidak akan menyerahkan tanah

Taiwan sudah gregetan, sejengkal pun tidak akan menyerahkan tanah

Taiwan, postbantennews.com

Taiwan sudah gregetan, Taiwan sudah bertekat, demi bangsa dan Negaranya akan bertahan, walaupun sejengkal pun tidak akan menyerahkan tanah, darat dan laut, pada penjajah ini adalah peninggalan nenek moyang, di kutip cnni

Sekelompok jet tempur Angkatan udara Taiwan menggelar latihan perang, untuk bersiap angkat senjata, dan beberapa hari setelah belasan pesawat militer China menerobos wilayah pertahanan udaranya (ADIZ) pada akhir pekan lalu.

Latihan itu digelar armada Angkatan Udara Taiwan F-CK-1 Ching-Kuo Indigenous Defense Fighters (IDF) yang berbasis di pangkalan yang terletak di selatan Tainan.

Armada itu kerap dikerahkan untuk mencegat pesawat China yang menerobos masuk ADIZ.

Dikutip Reuters, kru penerbangan First Tactical Fighter Wing bergegas menyiapkan dua jet IDF untuk mengundara dalam lima menit setelah sirine darurat berbunyi.

Kedua jet itu dipersenjatai Sidewinders buatan Amerika Serikat yang dikembangkan di dalam negeri dan rudal jelajah Wan Chien.

Kolonel Lee Ching-shi mengatakan jet tempur mereka bisa membawa senjata, Sidewinders, dan rudal Sky Sword buatan Taiwan ketika berhadapan dengan jet China.

Lee mengklaim pasukan udaranya itu bisa siaga merespons setiap agresi China “setiap saat. “Kita siap, apabila ada komando perang” kata Lee saat mengunjungi pangkalan tersebut.

“Kita tidak akan menyerahkan satu inci pun wilayah kita,tanah, darat dan laut adalah kepunyaan nenek moyang kami,” ujarnya.

Dalam latihan itu, empat jet IDF melakukan pendaratan formasi taktis dan latihan lepas landas serta serangkaian manuver perang lainnya.

Sejumlah pengamat menganggap angkatan udara Taiwan terlatih dengan baik. Namun, dari segi kuantitas, angkatan udara Taiwan memiliki jumlah armada tempur yang jauh lebih sedikit daripada China.

Sementara itu, Taiwan hampir setiap bulan menghadapi provokasi China.

Pada Minggu (24/1), 13 jet tempur China menerobos bagian barat daya wilayah ADIZ Taiwan. Sehari sebelumnya, sebanyak 15 jet tempur China juga dilaporkan melakukan penerbangan serupa. Kemhan Taiwan memaparkan negaranya mengerahkan beberapa pesawat tempur untuk memantau pergerakan belasan jet China tersebut.

Pergerakan belasan jet tempur China itu berlangsung ketika armada kapal induk Amerika Serikat, USS Theodore Roosevelt, tiba di Laut China Selatan untuk menggelar latihan “kebebasan bernavigasi”.

Tak lama, China juga menyatakan akan menggelar latihan militer di Laut China Selatan di pekan ini. (hera/henri/pn)

sponsor

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments