Wujudkan Desa TEGAL ANGUS Religjius, Gelar Pengajian Rutin bulanan.

Tangerang, postbantennews.com

Disambut dengan antusias yang sangat tinggi, launching Pengajian Rutin yang dilaksanakan oleh Bp JABAL NUR sebagai kepala Desa Tegal Angus kecamatan teluk Naga, pada hari Senin (5/2/2024) pukul 19.30 WIB.

Pengajian yang dilaksanakan di kantor Desa Tegal Angus dihadiri oleh Kepala Desa JABAL NUR, KH BISRI ASMAWI, Ust ABDUL KARIM MUI Desa Tegalangus, Ust YANTO, Ust BAIHAQI NASRULLOH IPTQ Desa.

Tokoh Alim ulama para AMIL, dan Para STAP Dewan, Masyarakat dan Anggota Karang Taruna.

Kepala Desa Tegal Angus JABAL NUR dalam sambutanya ia menjelaskan bahwa, kegiatan Pengajian ini memiliki tiga poin utama.

Pertama, menjadi masyarakat Desa Tegal Angus kecamatan teluk Naga belajar dan menimba ilmu agama. Ini menjadi modal untuk meningkatkan iman dan Taqwa.

Kedua, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antar kita, dan masyarakat guna meningkatkan kekompakan dan ikatan sebagai sesama muslim. Ketiga.

Kegiatan ini menjadi salah satu nilai jual bagi Desa Tegal Angus sebagai Desa Ceria, Dengan kata lain, Pengajian ini menjadi salah satu destinasi yg bisa di rasakan nantinya,

Kepala Desa Tegal Angus, menyampaikan kegiatan ini erat kaitannya dengan upaya mempersiapkan generasi penerus yang aktif dan produktif. Ia berharap.

Melalui kegiatan ini, Desa Tegal angus bisa menjadi desa religius, cerdas, dan bermartabat. Sehingga, bisa menjadi contoh untuk desa-desa lain di Kabupaten Tangerang “Dengan demikian,

Terasa lengkap sudah anugerah yang diberikan oleh Tuhan yang Maha Esa untuk Desa Tegal Angus, Tak hanya kaya akan Sumber Daya Alam, tetapi juga unggul akan Sumber Daya Manusianya, insyaa Allah.” ujarnya.

Pengajian yang berlangsung hingga pukul 21.30 WIB ini diisi dengan siraman ruhani yang dipaparkan oleh Ustadz KH, BISRI ASMAWI Dalam ceramahnya ia menekankan.

Bahwa belajar agama adalah proses belajar sempanjang hayat. Ilmu agama merupakan ilmu keselamatan dunia dan akhirat. Jadi,

Memahami ilmu agama, sama halnya menyelamatkan diri di dunia dan akhirat.” terangnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa hidupnya desa atau majunya suatu desa, itu dapat dilihat dari seberapa hidup masjidnya.

Karena manusia yang mengetahui tujuan dari hidupnyalah yang siap berperan aktif untuk kemajuan diri, desa, dan bangsanya.

“Manusia seperti ini tidak akan hanya mementingkan diri sendiri atau kemajuan diri sendiri, dan sifat inilah yang bisa membawa perubahan besar bagi bangsa dan negara.” tuturnya.

Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Tegal Angus, untuk mempertahankan kegiatan positif seperti ini dalam rangka mewujudkan Kaur Berseri.

(ASEP ).

Related posts