Polda Jambi telah memerintahkan tim dari Polres Sarolangun dan Bungo untuk mengecek puluhan ekskavator

Polda Jambi telah memerintahkan tim dari Polres Sarolangun dan Bungo untuk mengecek puluhan ekskavator

Jambi, postbantennews.com

Polda Jambi telah memerintahkan tim dari Polres Sarolangun dan Bungo untuk mengecek puluhan ekskavator yang konon kembali melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin (peti) di daerah itu.

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, puluhan ekskavator tersebut kembali dibawa masuk oleh pelaku PETI ke kawasan hutan lindung, hutan adat dan hulu sungai setempat. “Polda Jambi meminta kepada polres setempat untuk mengecek kembali apakah alat berat itu kembali masuk ke lokasi peti atau ke lokasi lainnya di Kabupaten Sarolangun dan Bungo,” kata Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Sigit Dany Setiyono, Kamis (11/3).

Sigit mengatakan tim Polres setempat sudah melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang dimaksud, tetapi keberadaan puluhan ekskavator itu belum bisa dikonfirmasi kebenarannya. Sebab, ketika petugas mendatangi lokasi sesuai dengan yang dilaporkan masyarakat, di sana tidak ditemukan keberadaan alat berat. Ketua Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Lubuk Bedorong Zawawi sebelumnya mendatangi Polda Jambi untuk melaporkan kegiatan PETI yang terjadi di Kabupaten Sarolangun dan Bungo.

Menurut Zawawi, setidaknya lebih dari 40 ekskavator milik pemodal PETI kembali menggempur hutan lindung, hutan adat, dan hulu-hulu sungai di Sarolangun dan Kabupaten Bungo. Zawawi menyebut para pelaku PETI itu sebelumnya telah diperingatkan dan diminta menandatangani surat kesepakatan dengan aparat kepolisian untuk tidak mengulangi aktivitasnya.(henri/pn/jpnn)

sponsor

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments