Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi

Banten, postbantennews.com

Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi pengadaan masker jenis KN-95.

Tiga orang yang ditetapkan tersangka adalah AS dan WF dari PT RAM, dan LS yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten.

“Penyidik Kejati Banten telah melakukan upaya paksa, berupa penahanan terhadap tiga orang tersangka, masing-masing AS, WF, dan LS. Dari pihak swasta, dan satu PPK dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten dalam pengadaan masker KN-95,” kata Kepala Kejati Banten, Asep Nana Mulyana kepada wartawan, Kamis, 27 Mei 2021.

Kapala Kejati Banten Asep Nana Mulyana saat memberi penjelasan kepada wartawan terkait ditetapkannya 3 orang sebagai tersangka dugaan kasus korupsi pengadaan masker.(Ist)

Semula, harga masker bagi para tenaga kesehatan itu di rencana anggaran biaya (RAB) tahun 2020 seharga Rp70 ribu per psc, namin berubah menjadi Rp220 ribu per pcs buah. Jumlahnya sebanyak 14 ribu pcs. Perubahan harga itu yang menyebabkan negara rugi sekitar Rp1,680 miliar.

“Ada kemahalan harga yang menurut hemat kami signifikan,” sebut Asep.

Asep mengatakan, pihaknya masih menunggu perkembangan pemeriksaan dan penyidikan atas kasus tersebut. Namun, dia tak mau menyampaikan adanya potensi bertambahnya tersangka lain dalam kasus korupai di tengah suasana masih pandemi.

“Pasalnya untuk saat ini penyidik menyangkakan Pasal 2, juncto pasal 3, Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999, juncto 2021 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (Tambahan pasal) nanti kita lihat pemberatan segala macam,” katanya. (Rip/whidi)

sponsor

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments