KABAR BERITA TERKAIT MENGENAI PENYEKAPAN TIGA ORANG WARTAWAN OLEH KAJARI KOTA TANGERANG DIPASTIKAN HOAK! - POSTBANTENNEWSPOSTBANTENNEWS google.com, pub-5724752989811170, DIRECT, f08c47fec0942fa0

KABAR BERITA TERKAIT MENGENAI PENYEKAPAN TIGA ORANG WARTAWAN OLEH KAJARI KOTA TANGERANG DIPASTIKAN HOAK!

postbantennews.com/tangkotK

Kabar Tiga Wartawan Disekap Kejari Kota Tangerang Hoax disekapnya tiga wartawan nasional oleh kejaksaan Negeri kota Tangerang, Banten, dipastikan hoax saat media PN komfirmasi pada jajaran kejaksaan Negri kota tangerang melalui seluler dengan kasi inte mengatakan” itu berita tidak benar, sejauh ini jajaran kejari kota tangerang bersama rekan-rekan media terkususnya para jurnalis nasional selalu bersinergi dengan baik.papar Bayu

kembali BAYU kasi intel kejari kota tangerang menambahkan kata” sangat tidak mungkin kita melakukan perbuatan atau hal yang tidak terpuji itu,kita adalah teman dan kita jadi sudah dipastikan tidak mungkin melakukan hal seperti itu,dan soal berita itu jelas jelas HOAX.ujar bayu akhiri kata

Sementara itu penjelasan yang disampaikan Kejaksaan Negeri Kota Tangerang pada media PN yang dipaparkan oleh KASI PIDUM terkait asal muasal hingga berita hoak terkait tiga wartawan di sekap rame jadi perhatian,

Dimana ada wartawan yang dikabarkan mendapat perlakuan tidak baik tersebut,Menurut Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Tangerang, Dapot Dariarma, masalah ini bermula dengan kedatangan Hendrik Simorangkir dari Metcom, Khairul (Detikcom) dan Jehan (VOI) pada Kamis (8 /9) petang.

Kedatangan mereka untuk mengkonfirmasi terkait berita yang menyebut perayaan tahun dirinya yang bersemangat, Karena kabar yang ditayangkan di medsos (Tangerang 24 Jam) itu dianggap tidak sesuai fakta, Dapot berusaha menjelaskan kepada ketiga wartawan tersebut. “Saat mereka datang ya kami jelaskan. Kami juga meminta tolong kepada ketiga wartawan tersebut agar kabar itu di take down,” jelasnya.

“Saat kami minta tolong kepada mereka untuk menghubungi pemilik medsos tersebut agar kabar itu di take down, pemilik Medsos malah minta sesuatu,” papar Dapot.

Dikonfirmasi masalah tersebut, Hendrik Simorangkir membenarkan, bahwa tidak ada unsur penyekapan atas kasus itu,dirinya bersama kedua orang seprofesinya datang ke Kejari Tangerang untuk konfirmasi,Kemudian untuk memperjelas semua itu, mereka juga diajak ke Kejati Banten untuk mengklarifikasi masalah tersebut.

“Saya sendiri juga bingung dan bertanya-tanya, siapa yang salah mengenai kasus penyekapan Tidak ada itu,” papar Hendrix (RJ/pn-team Red)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments