Hilangkan Kesan “Teman Makan Teman” Dua Lembaga Resmi Surati Pemdes Ranca Kelapa

Tangerang Kab, postbantennews

Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Pusat Sosial dan Keadilan (DPP LSM Pusaka) bersama – sama dengan LSM Gerakan Pembaharuan Generasi Indonesia ( Gerhana Indonesia ) hari ini secara resmi melayangkan Surat kepada Kepala Desa Ranca Kelapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang (21/09/2021).

Dukungan tersebut terkait dengan hak jawab klarifikasi pengggunaan Anggaran Dana Desa ( ADD ) tahun 2019 Pemdes Ranca Kelapa yang diduga di jadikan ajang “Bancakan” tersebut. Hal ini disampaikan Kasno Gustoyo A.H.,selaku Ketua Umum DPP LSM Pusaka di hadapan Awak media.

“Saya mendukung penuh upaya LSM Gerhana Indonesia dan siap berkolaborasi agar dalam penggunaan Anggaran, baik Pusat, Provinsi dan Kabupaten di Desa lebih tepat sasaran serta disesuaikan dengan kebutuhan peruntukannya,” jelas Kasno

“Ini bukan soal, persaingan akan tetapi lebih sebagai sesama lembaga kontrol sosial untuk menyamakan visi dan misi dalam berlembaga,” tuturnya

Lanjutnya bahwa dukungan sosial sangatlah penting karena itu berfungsi juga untuk memberikan pedoman dalam bersikap dan prilaku Organisasi dalam menghadapi sebuah permasalahan yang muncul atau berkembang di lingkungan sehingga tidak menimbulkan kesan “LSM Teman makan Teman,”Terang Kasno

Terkait soal nasib ketiga rekan kita,” Saya meminta dan berharap jajaran hukum yang menanganin kasus ini bisa lebih terukur dalam pengusutannya bukan hanya menangkap oknum – oknum wartawan tersebut semata, akan tapi juga harus mengusut secara tuntas penyebab perkara ini terjadi dan lainya, seperti kenapa bisa ada transaksi uang tersebut,” jelas Kasno

Kenapa oknum Calon Kades (red.Incumbent) tersebut ketakutan hingga mengiyakan memberikan sejumlah uang, ,bisa saja oknum Calon Kades tersebut justru malah dia melakukan kesalahan sebelumnya, misalkan korupsi atau lainya jadi dia ketakutan saat para awak media mempublisnya,” tuturnya

Kalau memang oknum Calon Kades tersebut bersih dalam masa kerja dimasa lalu dan tidak bersalah. Kenapa harus takut, sekiranya nanti dalam berita tersebut ada kesalahan penulisan atau terkesan tendesius maka bisa ajukan hak tanya jawab, kan setiap media ada ruang tanya jawab ada hak sanggah, bukan malah dibikin “Jebakan Betmen” itu sama saja akan membuat hubungan harmonis antara temen – temen media dan jajaran Birokrasi makin tak bersinergi,”ungkapnya mengakhiri

(Ari Ariyanto/rip/netty/pn)

sponsor

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments