DISBUDPAR TANGERANG KOTA BERIKAN HIBAH BERUPA ALAT KESENIAN HADROH DAN MATRAS - POSTBANTENNEWSPOSTBANTENNEWS google.com, pub-5724752989811170, DIRECT, f08c47fec0942fa0

DISBUDPAR TANGERANG KOTA BERIKAN HIBAH BERUPA ALAT KESENIAN HADROH DAN MATRAS

TANGERANG – POSTBANTENNEWS

Disbudpar Tangerang Kota berikan hibah berupa alat kesenian hadroh dan matrasbahwa kota tangerang memiliki sejarah dan budaya yang sudah mengakar di dalam masyarakat pendukungnya dan juga bagi daerah sekitarnya.

Lokasi yang berdekatan dengan ibukota DKI Jakarta, membuat Kota Tangerang memiliki peranan penting dalam kebudayaan di indonesia sejak dahulu, terutama sejak masa pemerintahan kolonial belanda hingga sekarang.

Terhitung banyak peninggalan sejarah mulai dari makam dan masjid kalipasir, klenteng boen tek bio, lembaga permasyarakatan hingga kawasan pasar lama menandakan tangerang juga titik pusat percampuran masyarakat dengan berbagai macam budaya.

Kebudayaan cina benteng salah satunya menandakan kebudayaan masyarakat tionghoa yang bercampur dengan masyarakat lokal.

Kebudayaan lainnya juga tak kalah menarik kita lihat, dari budaya betawi hingga budaya sunda, bercampur di dalam kota tangerang sehingga menghasilkan suasana khas yang tidak dapat dirasakan di tempat lain.

Salah satu kebudayaan tersebut adalah besi, merupakan salah satu budaya main pukul betawi yang bercampur dengan jurus kungfu dari masyarakat tionghoa.

Selain itu banyak budaya yang muncul dari kegiataan keagamaan seperti hadroh, rebana, dan lainnya.

Pemerintah kota tangerang melalui dinas kebudayaan dan pariwisata memberikan hibah peralatan kesenian hardoh kepada 50 penerima, diantaranya diberikan untuk lingkungan majlis taklim.

Masjid dan mushola serta 20 penerima matras untuk sanggar seni bela diribantuan tersebut diberikan untuk pembinaan kepada sumber daya manusia.

Lingkungan dan pranata tradisional di gedung kesenian kota tangerang modernland kelurahan babakan kecamatan tangerang, yang secara simbolis telah diserahkan sebelumnya oleh bapak Walikota Tangerang.

Bersama unsur muspida pada saat pelepasan gerak jalan sarungan festival al-azhom.Kadis budpar mugiya wardhany, SE, M.Si

Menyampaikan bahwa kegiatan pengembangan kebudayaan ini digelar sebaga wujud perhatian dari dinas kebudayaan dan pariwisata dalam rangka pelestarian seni dan budaya

Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pengembangan kebudayaan ini digelar sebagai wujud perhatian dari dinas kebudayaan dan pariwisata yang terus mendorong pelestarian kebudayaan Kota Tangerang, serta bentuk ajakan kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga marwah Kebudayaan Kota Tangerang.

ADV-PN / RAJA

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments