Bayu : Kepala UPTD Samsat pihak Propinsi Banten di usut tentang diduga ada korupsi - POSTBANTENNEWSPOSTBANTENNEWS google.com, pub-5724752989811170, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Bayu : Kepala UPTD Samsat pihak Propinsi Banten di usut tentang diduga ada korupsi

Kelapadua, postbantennews.com

Masyarakat untuk pengurusan STNK di Kelapa Dua mahal dan ada istilah lewat belajang, sehingga cepat dan mudah beres kok dengan dugaan pakai begituannya. minggu (17/04)

Ada dua pegawai PNS yang di kabarkan main belakang, jika cepat selesai dan bisa tidak ribet-ribet, yang penting tahu caranya, jika tidak pakai hituan akan lama proses.

Dan diduga setoran bobol, sehingga mayarakat pengurusan juga biaya terlalu mahal pula, Itu untuk satu kendaraan mobil, belum lagi ribuan kendaraan sepeda motor baru setiap harinya yang mengurus penerbitan STNK.

”Intinya, kalau mereka tidak serakah, modus seperti ini sulit ketahuan, dan ini sudah berlangsung lama,” cetusnya ahmadi (34).

Apalagi, oknum kepala seksi berinisial Zlf sudah pernah bekerja di kantor Samsat Serpong dan sempat dimutasi ke OPD lain. Tapi entah bagaimana caranya, dia bisa kembali lagi bekerja di Samsat Kelapa Dua.

”Sebenarnya yang jago IT itu pegawai berinisial Bd, staf dari Zlf,” ungkapnya.

Kepala Bapenda Banten Opar Sohari ketika dikonfirmasi membenarkan perbuatan tersebut. Diduga otak dari pelaku pengemplang uang setoran pajak di kantor Samsat Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang adalah seorang oknum kasi (kepala seksi) dan tiga orang stafnya.

”Justru pak Bayu (Kepala UPTD Samsat, red) tidak tahu apa apa, bahkan dia yang meminta kepada kami agar kasus ini diusut,” tandasnya.dikutip indopos.com

Berdasarkan berita acara pemeriksaan yang dilakukan PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) atau Inspektorat, kempat orang pelaku tersebut mengakui perbuatanya dan bersedia mengembalikan kerugian daerah sebesar Rp 6 miliar ke kas daerah.

“Sudah dikembalikan semuanya ke kas daerah hampir Rp 6 miliar, sehingga kami anggap kasus dugaan pengemplangan uang setoran pajak di kantor Samsat Kelapa Dua ini selesai, ” ungkap Opar.

Pengamat Kebijakan Publik Banten Moch Ojat Sudrajat mengaku heran adanya pengembalian uang ke kas daerah secara cepat oleh oknum sejumlah pegawai Samsat Kelapa Dua, Tangerang yang diduga sudah menjalankan aksinya sejak lama tersebut.

agmad/genry/postn

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments